• Imagen 1

Data Forgery

Makalah Pertemuan 11
"Data Forgery"


 NAMA           NIM
Agustinus Pardika         13170827


Program Studi Teknologi Komputer  Fakultas Teknologi Informasi Universitas Bina 
Sarana Informatika  Jakarta  2019 


BAB I

PENDAHULUAN

1.1       LATAR BELAKANG

Kebutuhan akan teknologi jaringan komputer semakin meningkat. Selain sebagai media penyedia informasi, melalui intenet pula kegiatan komunitas komersial menjadi bagian terbesar dan pesat pertumbuhannya serta menembus berbagai batas Negara. Bahkan melalui jaringan  ini kegiatan pasar di dunia bisa diketahui  selama 24 jam. Melalui dunia internet apapun dapat dilakukan. Segi positif dari dunia maya ini tentu saja menambah trend perkembangan teknologi dunia dengan segala bentuk kreatifitas manusia. Namun dampak negatif pun tidak bisa dihindari, internet, masyarakat pun tak bisa berbuat banyak. Seiring dengan perkembangan teknologi internet, menyebabkan munculnya kejahatan yang disebut dengan Data Forgery kejahatan melalui jaringan internet. Munculnya beberapa kasus di Indonesia, seperti pencurian kartu kredit, hacking beberapa situs, menyadap transmisi data orang lain, misalnya email dan memanipulasi data dengan cara menyiapkan perintah yang tidak dikehendaki ke dalam programmer Komputer. Sehingga dalam kejahatan computer dimungkinkan adanya delik formil dan delik materil. Delik formil  adalah perbuatan seseorang yang memasuki Komputer orang lain tanpa ijin, sedangkan delik materil adalah perbuatan yang menimbulkan akibat kerugian bagi orang lain. Adanya Data Forgery telah menjadi ancaman stabilitas, sehingga pemerintah sulit mengimbangi teknik kejahatan yang dilakukan dengan teknoligi computer, khususnya jaringan internet dan intranet.



1.2       MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dari penulisan makalah ini adalah:
a.       Memenuhi salah satu tugas mata kuliah EPTIK
b.       Melatih mahasiswa untuk lebih aktif dalam pencarian bahan-bahan materi EPTIK
c.       Menambah wawasan tentang Data Forgery
d.      Sebagai masukan kepada mahasiswa agar menggunakan ilmu yang didapatnya

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1.      Untuk dapat di presentasikan sehingga mendapatkan nilai, untuk mata kuliah EPTIK(Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi)
2.      Memberikan informasi tentang Data Forgery kepada kami sendiri pada khususnya dan masyarakat yang membaca pada umumnya.


1.3       RUMUSAN MASALAH

Batasan masalah  yang dapat diambil dari makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Karakteristik Illegal Contents
2.      Jenis Illegal Contents
3.      Modus kejahatan Illegal Contents
4.      Penyebab terjadinya Illegal Contents
5.      Penanggulangan Illegal Contents
6.       Kejahatan yang pernah ada, hukumnya, sesuai atau tidak hukumnya.


BAB II

LANDASAN TEORI

2.1       Teori Cybercrime


Cyber Crime atau biasa disebut dengan kejahatan dunia maya merupakan istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dan lain-lain yang berkaitan dengan dunia cyber. Namun istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses), malware dan serangan DoS. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak dan judi online.

2.2       Teori Cyberlaw


Cyber Law ialah sebuah aturan yang berbentuk hukum yang di buat khusus untuk dunia digital atau internet. Dengan makin banyak dan berkembangnya tindak kriminal dan kejahatan yang ada di dunia internet, maka mau tidak mau hukum dan aturan tersebut harus di buat. Cyber law sendiri ruang lingkupnya meliputi setiap aspek yang berhubungan dengan orang perorangan atau subyek hukum yang menggunakan dan memanfaatkan teknologi internet yang dimulai pada saat mulai online dan memasuki dunia cyber atau maya. Cyber Law sendiri merupakan istilah yang berasal dari Cyberspace Law.

2.3       Data Forgery


Data Forgery adalah data pemalsuan atau dalam dunia cybercrime Data Forgery merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless document melalui Internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi “salah ketik” yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku karena korban akan memasukkan data pribadi dan nomor kartu kredit yang dapat saja disalah gunakan.
Kejahatan jenis ini dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet. Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web database.
Data Forgery biasanya diawali dengan pencurian data-data penting, baik itu disadari atau tidak oleh si pemilik data tersebut. Menurut pandangan penulis, data forgery bisa digunakan dengan 2 cara yakni:
1. Server Side (Sisi Server)
Yang dimaksud dengan server side adalah pemalsuan yang cara mendapatkan datanya adalah dengan si pelaku membuat sebuah fake website yang sama persis dengan web yang sebenarnya. Cara ini mengandalkan dengan kelengahan dan kesalahan pengguna karena salah ketik.
2. Client Side (Sisi Pengguna)
Penggunaan cara ini sebenarnya bisa dibilang jauh lebih mudah dibandingkan dengan server side, karena si pelaku tidak perlu untuk membuat sebuah fake website. Si pelaku hanya memanfaatkan sebuah aplikasi yang sebenarnya legal, hanya saja penggunaannya yang disalahgunakan. Ternyata data forgery tidak sesulit kedengarannya, dan tentunya hal ini sangat merisaukan para pengguna internet, karena pasti akan memikirkan mengenai keamanan data-datanya di internet.

BAB III


PEMBAHASAN / ANALISA KASUS

3.1       Contoh Kasus Data Forgery pada KPU.go.id


            
Pada hari rabu 17/4/2004, Dany Firmansyah (25 tahun) konsultan teknologi informasi TI, PT.Dana reksa di jakarta, berhasil membobol situs milik KPU dihttp://tnp.kpu.go.id dan mengubah nama-nama partai didalamnya menjadi nama unik seperti partai kolor ijo, partai mbah jambon, partai jambu dan sebagainya. Dani menggunakan teknik SQL injection (pada dasarnya teknik tersebut adalah dengan cara mengetikkan string atau perintah tertentu di addres bar browser) untuk menjebol situs KPU, kemudian Dani tertangkap pada kamis 22/4/2004. Ancaman hukuman bagi tindakan yang dilakukan dani firmansyah adalah sesuai dengan bunyi pasal 50 UU No 36/1999 tentang telekomunikasi berbunyi ”Barang siapa yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 22, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak  Rp 600.000.000,00.

3.2       Penanggulangan Data Forgery

Ciri-ciri dari umum dari data forgery seperti kasus email phising adalah dengan memperhatikan dari subject dan content-nya, sebagian sebagai berikut :
a.    Verify your Account
Jika verify nya meminta username, password dan data lainnya, jangan memberikan reaksi balik. Anda harus selalu ingat password jangan pernah diberikan kepada siapapun. Namun kalau anda mendaftarkan account di suatu situs dan harus memverifikasinya dengan mengklik suatu 8 URL tertentu tanpa minta mengirimkan data macam-macam,  lakukan saja, karena ini mekanisme umum.
b.   If you don’t respond within 48 hours, your account will be closed
“Jika anda tidak merespon dalam waktu 48 jam, maka akun anda akan ditutup”. Harap membaca baik-baik dan tidak perlu terburu-buru. Tulisan di atas wajib anda waspadai karena umumnya hanya “propaganda” agar pembaca semakin panik.
3. Valued Customer
Karena e-mail phising biasanya targetnya menggunakan random, maka e-mail tersebut bisa menggunakan kata-kata ini. Tapi suatu saat mungkin akan menggunakan nama kita langsung, jadi anda harus waspada. Umumnya kebocoran nama karena kita aktif di milis atau forum komunitas tertentu.
a.   Click the Link Below to gain access to your account
Metode lain yang digunakan hacker yaitu dengan menampilkan URL Address atau alamat yang palsu. Walaupun wajah webnya bisa jadi sangat menyerupai atau sama, tapi kalau diminta registrasi ulang atau mengisi informasi sensitif, itu patut diwaspadai. misalnya halaman login yahoo mail. Disana Anda akan disuruh memasukkan username dan password email Anda untuk login. Ketika Anda mengklik tombol login maka informasi username dan password Anda akan terkirim ke alamat pengirim email. Jadi email tersebut merupakan jebakan dari pengirim email yang tujuannya untuk mendapatkan password email Anda.
Yang lebih rumit lagi, sekarang sudah ada beberapa e-book yang berkeliaran di internet untuk menawarkan teknik menjebol password. Seperti diketahui Password merupakan serangkaian karakter, baik berupa huruf, string, angka atau kombinasinya untuk melindungi dokumen penting. Anda bisa bayangkan jika password email anda Jebol , yang terjadi adalah seluruh data-data akan dapat diketahui, termasuk password Account Internet Banking anda yang verifikasinya biasa masuk melalui email. Maka akan habis uang anda diaccount tersebut.


         










BAB IV
PENUTUP

4.1       KESIMPULAN

A. Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang timbul karena pemanfaatan teknologi.
B. Jenis cybercrime ada 7 macam yaitu Unauthorized Access to Computer System and Service, Illegal Contents, Data Forgery, Cyber Espionage, Cyber Sabotage and Extortion, Offense against Intellectual Property dan Infringements of Privacy.
C. Langkah penting yang harus dilakukan setiap negara dalam penanggulangan cybercrime adalah melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, meningkatkan sistem keamanan jaringan komputer secara nasional secara standar internasional, meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan investasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime, meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi, meningkatkan kerjasama dalam upaya penanganan cybercrime

4.2       SARAN                         

Adapun beberapa saran yang penyusun sampaikan adalah sebagai berikut:
a. Sosialisasi hukum kepada masyarakat tentang UU ITE sehingga masyarakat bisa menempuh jalur hukum ketika menjadi korban kejahatan dalam dunia cyber.
b. Lakukan konfirmasi kepada perusahaan yang bersangkutan apabila Anda merasa menjadi target kejahatan illegal content.

DAFTAR PUSTAKA

Membuat Jaringan di 3 Kantor Cabang Sebuah Perusahaan

Kali ini saya akan membuat jaringan rip pada beberapa kantor cabang perusahaan. Bagi kalian yang belum mengetahui apa itu rip, berikut penjelasannya;

Protocol (RIP) adalah protokol routing dinamis yang digunakan pada jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network).
Oleh karena itu protokol ini diklasifikasikan sebagai Interior Gateway Protocol (IGP). Protokol ini menggunakan algoritma Distance-Vector Routing.
Pertama kali didefinisikan di RFC 1058 (1988). Protokol ini telah dikembangkan beberapa kali, sehingga membuat RIP Version 2 (RFC 2453).
Kedua versi tersebut masih digunakan sampai sekarang, walaupun secara teknis mereka dianggap sudah usang oleh teknik yang lebih canggih, seperti protokol Open Shortest Path First (OSPF) dan OSI IS-IS.
RIP juga telah disesuaikan untuk digunakan dalam jaringan IPv6, yang dikenal sebagai standar RIPng (RIP Next Generation / RIP) generasi berikutnya, yang diterbitkan di RFC 2080.

Perusahaan XYZ memiliki 3 kantor Cabang. Pada kantor cabang 1 memiliki 14
komputer yang terhubung menggunakan kabel serta terdapat 5 Laptop yang
terhubung menggunakan media Wireless. Sedangkan pada kantor cabang 2, memiliki
20 komputer yang terhubung menggunakan kabel. Dan kantor cabang 3 memiliki 10
komputer.
Anda sebagai seorang Network Administrator diminta untuk melakukan konfigurasi
terhadap ketiga kantor cabang tersebut dengan ketentuan, sebagai berikut:
1. Melakukan konfiguarsi IP Address dengan menggunakan Subnetting pada
perangkat Komputer dan Laptop yang terhubung. Tidak dianjurkan
menggunakan /24,
2. Berikan IP Address dengan menggunakan subnetting /30 terhadap interface
yang terhubung secara langsung dari router ke router,
3. Terapkan konfigurasi Routing Dynamic,
4. Serta pastikan seluruh Client di Kantor Cabang 1, kantor cabang 2 dan kantor
cabang 3 dapat saling terkoneksi dengan baik


Device
Interface
IP Address
Subnet Mask
Default Gateway
R Cabang 1
Fa0/0
192.168.1.30
255.255.255.0
N/A
S0/0
10.10.10.1
255.255.255.224
N/A
S0/1
30.30.30.1
255.255.255.224
N/A
R Cabang 2
Fa0/0
192.168.2.30
255.255.255.0
N/A
S0/0
20.20.20.1
255.255.255.224
N/A
S0/1
10.10.10.2
255.255.255.224
N/A
R Cabang 3
Fa0/0
192.168.3.30
255.255.255.0
N/A
S0/0
30.30.30.2
255.255.255.224
N/A
S0/1
20.20.20.2
255.255.255.224
N/A
PC Cabang 1
NIC
192.168.1.1 – 192.168.1.19 DHCP
255.255.255.224
192.168.1.30
PC Cabang 2
NIC
192.168.2.2 - 192.168.2.21 DHCP
255.255.255.224
192.168.2.30
PC Cabang 3
NIC
192.168.3.2 - 192.168.3.11 DHCP
255.255.255.224
192.168.3.30

R Cabang1
Router> en
Router# configure terminal
Router(config)# hostname cabang1
cabang1 (config)# int fa0/0
cabang1 (config-if)# ip address 192.168.1.30 255.255.255.224
cabang1 (config-if)# no shutdown
cabang1(config-if)# exit
cabang1(config)# ip dhcp pool cabang1
cabang1(dhcp-config)# default-router 192.168.1.30
cabang1(dhcp-config)# network 192.168.1.0 255.255.255.224
cabang1(dhcp-config)# exit
cabang1(config)# ip dhcp excluded-address 192.168.1.30
cabang1(config)# int se0/0
cabang1(config-if)# ip address 10.10.10.1 255.255.255.224
cabang1(config-if)# no shutdown
cabang1(config-if)# exit
cabang1(config)# int se0/1
cabang1(config-if)# ip address 30.30.30.1 255.255.255.224
cabang1(config-if)# no shutdown
cabang1(config-if)# exit
cabang1(config)# router rip
cabang1(config-router)# net 30.30.30.0
cabang1(config-router)# net 192.168.1.0
cabang1(config-router)# net 10.10.10.0
cabang1(config-router)# no auto-summary
cabang1(config-router)# exit
cabang1(config)#



R Cabang2
Router> en
Router# configure terminal
Router(config)# hostname cabang2
cabang2 (config)# int fa0/0
cabang2 (config-if)# ip address 192.168.2.30 255.255.255.224
cabang2 (config-if)# no shutdown
cabang2(config-if)# exit
cabang2(config)# ip dhcp pool cabang2
cabang2(dhcp-config)# default-router 192.168.2.30
cabang2(dhcp-config)# network 192.168.1.0 255.255.255.224
cabang2(dhcp-config)# exit
cabang2(config)# ip dhcp excluded-address 192.168.2.30
cabang2(config)# int se0/0
cabang2(config-if)# ip address 20.20.20.1 255.255.255.224
cabang2(config-if)# no shutdown
cabang2(config-if)# exit
cabang2(config)# int se0/1
cabang2(config-if)# ip address 10.10.10.2 255.255.255.224
cabang2(config-if)# no shutdown
cabang2(config-if)# exit
cabang2(config)# router rip
cabang2(config-router)# net 30.30.30.0
cabang2(config-router)# net 192.168.2.0
cabang2(config-router)# net 10.10.10.0
cabang2(config-router)# no auto-summary
cabang2(config-router)# exit
cabang2(config)#



R Cabang3
Router> en
Router# configure terminal
Router(config)# hostname cabang3
cabang3 (config)# int fa0/0
cabang3 (config-if)# ip address 192.168.3.30 255.255.255.224
cabang3 (config-if)# no shutdown
cabang3(config-if)# exit
cabang3(config)# ip dhcp pool cabang3
cabang3(dhcp-config)# default-router 192.168.3.30
cabang3(dhcp-config)# network 192.168.3.0 255.255.255.224
cabang3(dhcp-config)# exit
cabang3(config)# ip dhcp excluded-address 192.168.3.30
cabang3(config)# int se0/0
cabang3(config-if)# ip address 30.30.30.2 255.255.255.224
cabang3(config-if)# no shutdown
cabang3(config-if)# exit
cabang3(config)# int se0/1
cabang3(config-if)# ip address 20.20.20.2 255.255.255.224
cabang3(config-if)# no shutdown
cabang3(config-if)# exit
cabang3(config)# router rip
cabang3(config-router)# net 30.30.30.0
cabang3(config-router)# net 192.168.3.0
cabang3(config-router)# net 10.10.10.0
cabang3(config-router)# no auto-summary
cabang3(config-router)# exit
cabang3(config)#

Jika sudah, lakukan test ping antara pc yang berbeda cabang untuk membuktikan berhasil atau tidaknya

Cara Membuat Aplikasi Baru Di Eclipse Beserta Langkah-langkah Dasar Penggunaannya


     Berikut adalah cara membuat aplikasi baru pada software eclipse
      1.        Buka menu file, lalu pilih New > Project



      2.       Pilih Android Application Project di folder Android, kemudian next



       3.       Isi identitas aplikasi seperti nama aplikasi, nama project, nama paket lalu next



       4.       Pilih pengaturan SDK yang digunakan pada aplikasi nantinya. Kemudian next



       5.       Lalu klik next terus sampai finish


Berikut adalah langkah-langkah sederhana dalam membuat aplikasi di eclipse
       1.       Cara membuat tulisan pada layout aplikasi
·    Buka file res disebelah kiri, lalu buka folder layout, dan klik 2x pada activity_main.xml


·      Lalu ditab Palette pilih menu Form Widgets trus pilih Text View lalu drag ke layout, lalu klik 2x pada text baru untuk merubah tulisan, lalu pada bagian android:text="isi text" isikan tulisan yg ingin dibuat didalam tanda petik, jika sudah, kembali lagi ke menu graphical layout



  2.       Mengganti warna text
·         Klik 2x pada text yang ingin dirubah warnanya, lalu copy android:color=”#fff000” kedalam kodingan, rubah kode warna yg ada didalam tanda kutip sesuai kode warna yang diinginkan





        3.       Mengubah ukuran text
·         Klik 2x pada text, copy android:textSize="50sp" kedalam kodingan, rubah isi yang didalam tanda kutip sesuai ukuran yang diinginkan


        4.       Menebalkan tulisan
·         Cari di tab properties Text Style lalu pilih titik3 dikanannya lalu pilih yang Bold




        5.       Merubah Font
·         Klik 2x pada text, lalu copy android:fontFamily="serif" kedalam kodingan, rubah tulisan didalam tanda kutip sesuai nama font yang diinginkan



        6.       Memasukkan gambar pada layout
·         Buka folder drawable yang mana aja ditab Package Explorer lalu drag gambar yang diinginkan kedalam salah satu folder drawable
·         Lalu ditab Palette pilih menu Images & Media, lalu drag pilihan Image View kedalam layout, lalu pilih nama file gambar yang kita masukkan tadi



        7.       Menambahkan Button
·         Di tab Palette pilih menu Form Widgets lalu drag pilihan Button kedalam layout


Jenis-jenis Keamanan Jaringan

1 WEP (Wired Equivalent Privacy)
WEP adalah suatu metode pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication. Shared Key Authenticationadalah metode otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk autentikasi menuju access point.

2 WPA (Wi-Fi Protected Access)

WPA adalah suatu sistem yang juga dapat diterapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel. Metoda pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi dari sistem yamg sebelumnya, yaitu WEP. Para peneliti menemukan banyak celah dan kelemahan pada infrastruktur nirkabel yang menggunakan metoda pengamanan WEP. Sebagai pengganti dari sistem WEP, WPA mengimplementasikan layer dari IEEE, yaitu layer 802.11i. Nantinya WPA akan lebih banyak digunakan pada implementasi keamanan jaringan nirkabel. WPA didesain dan digunakan dengan alat tambahan lainnya, yaitu sebuah komputer pribadi (PC).

3 WPA2

WPA2 adalah sertifikasi produk yang tersedia melalui Wi-Fi Alliance. WPA2 Sertifikasi hanya menyatakan bahwa peralatan nirkabel yang kompatibel dengan standar IEEE 802.11i. WPA2 sertifikasi produk yang secara resmi menggantikan wired equivalent privacy (WEP) dan fitur keamanan lain yang asli standar IEEE 802.11. WPA2 tujuan dari sertifikasi adalah untuk mendukung wajib tambahan fitur keamanan standar IEEE 802.11i yang tidak sudah termasuk untuk produk-produk yang mendukung WPA.

4 Hotspot Login

Wifi adalah sinyal yang bisa menghubungkan antara satu perangkat (komputer) dengan perangkat (komputer) yang lain. Biasanya sinyal wifi digunakan untuk memancarkan koneksi internet. Sedangkan hotspot adalah area dimana kita bisa memperoleh sinyal wifi.
Ada wifi yang bersifat gratis, ada juga wifi yang berbayar. Saat ini rata-rata wifi sudah dilindungi oleh password. Jadi siapapun yang akan mengakses wifi harus mengetahui passwordnya. Asal tahu passwordnya kita bisa menggunakan wifi tersebut. Ketika password sudah bocor, maka siapapun bisa mengaksesnya.
Untuk mengatasi kebocoran tersebut biasanya digunakan fasilitas login menggunakan router mikrotik. Dengan mikrotik, wifi tidak perlu diberi password, namun saat user akan membuka halaman yang diinginkan, akan dibawa terlebih dahulu pada halaman login hotspot. User yang memiliki akun pada hotspot akan bisa mengakses internet, begitu juga sebaliknya. Pada hotspot mikrotik, satu user name dan password secara default hanya bisa digunakan oleh satu orang. Durasi akses dan kecepatan aksespun bisa diatur secara otomatis. Sehingga sangat jarang orang yang punya akun hotspot akan membocorkannya pada orang lain. Sebab begitu dipakai orang lain dirinya sendiri tidak akan bisa mengakses internet tersebut.

5 Keamanan MAC Address Filtering

Mac address pasti dimiliki oleh setiap Network adapter baik adapter via kabel maupun tanpa kabel. Ketika wireless klien terhubung dengan access point, maka mac address akan terdaftar secara otomatis pada Access point tersebut.
Pada access point inilah sang admin bisa memblok mac address yang bukan merupakan anggota pada jaringannya. Memblokir Mac Address juga merupakan bagian dari pengoptimalan dari sistem keamanan jaringan.

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme